Arsip untuk Tulisan

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

SELURUH ANGGOTA MAPALA GRAMINEA FAKULTAS PERTANIAN UNLAM

MENGUCAPKAN SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1429 H

SEMOGA KITA DAPAT MENJALANKAN IBADAH PUASA DENGAN SEMPURNA

Komentar bertahan »

Pupuk Alami

by : Rudhy Udhoer Redhanie
Tanaman seperti halnya mahluk hidup memerlukan makanan/hara untuk hidup dan berkembang biak. Tanaman memperoleh makanan terutama dari cadangan mineral yang ada di dalam tanah yang terkandung dalam bahan organik, limbah organik, bakteri penambat nitrogen, endapan melalui udara, dll. Unsur hara diperoleh tanaman dari tanah diubah menjadi karbohidrat melalui proses fotosintesa tumbuhan/tanaman
Ketersediaan makanan tumbuhan dipengaruhi oleh kesuburan tanah. Kesuburan tanah merupakan kemampuan tanah menyediakan hara dalam jumlah cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangbiakan. Definisi ini seringkali dipahami terlalu sempit dengan hanya mempertimbangkan sifat kimia/kesuburan tanah yang hanya menyangkut jumlah dan ketersediaan unsur hara yang dikandung tanah. Konsep kesuburan tanah sebenarnya jauh lebih luas. Aspek keseuburan adalah sifat fisik tanah, kerapatan lindak tanah, kedalam perakaran, struktur dan porositas tanah/kerenggangan tanah/kemampuan meresapkan air.
Untuk mendapatkan kesuburan tanah diperlukan penambahan bahan-bahan yang mengandung unsur hara. Unsur hara organik dapat diperoleh dari sisa hasil panen, bahan yang berasal dari luar usaha, bisa juga berasal dari tanaman kacang-kacangan, dll. Salah satu langkah untuk mengmbalikan kesuburan tanah Usaha pertanian organik seringkali dilakukan dengan mengembalikan sisa hasil  panen ke sawah, namun daur limbah pertanaman ini tidak cukup untuk menggantikan keseluruhan unsur hara yang hilang. Perbaikan kesuburan tanah dapat diusahakan dengan membuat pupuk organik sendiri.
Baca entri selengkapnya »

Komentar (5) »

JAS MERAH PERTAMBANGAN

Oleh : Em. Lukman Hakim, mahasiswa Pasca Sarjana UNEJ

Bukankah ditahun 1960-an Bung Karno dengan tegas mengatakan, Alam ini bukanlah warisan dari nenek moyang kita, melainkan pinjaman dari anak cucu bangsa yang harus dijaga keberlanjutannya.

Banyak pihak menolak rencana penambangan emas PT IMN, mulai nelayan, mahasiswa, ormas, dan NGO pro rakyat. Namun semua itu tak sanggup meyakinkan Pemda Banyuwangi tentang bahaya besar dibalik ijin Kuasa Pertambangan yang ia keluarkan, ataupun rekomendasi DPRD Banyuwangi agar ijin tersebut meningkat statusnya menjadi ijin eksploitasi.

Jasmerah

Ungkapan Bung Karno Պas MerahԠatau jangan sekali-kali melupakan sejarah sejatinya perlu dipertimbangkan Pemda Banyuwangi. Sejarah merupakan cermin bagaimana masa depan seharusnya ditata, dibenahi, dan dikontruksi.

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »